Review Ruangbelajar: Solusi Memahami Fisika dengan Pendekatan Lebih Kekinian

Momen-momen ujian di sekolah baik yang secara nasional ataupun lingkupnya sekolah memberikan perbedaan cara belajar bagi siswa. Ada teman-temanku yang beranggapan bahwa belajar itu tidak melulu harus di rumah. Tetapi, tidak sedikit pula yang beranggapan bahwa belajar di rumah juga mengasyikkan. Kalau aku lebih suka belajar di rumah. Entah mengapa, aku butuh ruang sendiri dalam memahami suatu pelajaran.

Jujur saja, saat di kelas, aku merasa tidak fokus dan cenderung masuk kuping kanan, keluar kuping kiri atas setiap pelajaran yang aku ikuti. Meskipun sejak SD aku belajar di sekolah negeri yang favorit, hal yang tidak bisa dihindari adalah kegaduhan di kelas. Kegaduhan demi kegaduhan amat membuatku tidak fokus di dalam belajar. Kalaupun masuk ke memoriku, apa yang disampaikan guru mungkin hanya 40-50%. Selebihnya aku tidak memahaminya. Apalagi pelajaran hitungan seperti Matematika, Fisika dan Kimia. Duh…Utamanya Fisika deh membuat aku makin pusing saja.

Bagi kamu yang sepemikiran denganku, pasti kamu juga sempat mencoba ikut-ikut bimbel di luar. Dan ternyata di waktu-waktu genting menjelang UN. Aktivitas bimbel di luar sekolah tidak terlalu berpengaruh. Padahal ada banyak rumus fisika yang harus kita hafalkan dan pahami. Selain itu, banyaknya waktu di luar juga membuat orang tua kamu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk kamu bisa bersekolah + bimbel di luar sekolah. Kemudian, kamu mulai berinisiatif untuk bimbel privat. Aku juga sempat berpikiran seperti itu. Tidak ada yang salah, setiap orang punya titik kenyamanannya sendiri. Dan tia orang juga berbeda-beda cara belajarnya. Tetapi, masih belum berhasil juga ckckck

Lalu, aku lebih menemukan gaya pembelajaran berbasis teknologi atau lewat aplikasi yang populer saat ini (a.k.a Bimbel Online). Aku merasa cocok dengan gaya belajar seperti ini. Karena selain praktis dan kekinian, semua materi pembelajaran juga dapat diunduh hanya dengan genggaman tangan (red: smartphone). Begitu pun pelajaran fisika yang selalu menjadi momok untukku. Aku jadi lebih percaya diri untuk bisa menyelesaikan setiap soal Fisika. Dengan kemudahan itu pula, aku seperti memiliki tanggungjawab yang lebih. Aku berpikiran bahwa semakin mudah akses tentang materi pembelajaran Fisika dan lainnya, maka semakin mudah juga materi-materi pelajaran masuk ke dalam memori kita. Dan berimbas positif pada diri kita yang ingin menempuh berbagai ujian nantinya.

Dalam hal ini, aku sangat tertarik dan berterimakasih sekali dengan aplikasi Ruangguru. Dengan fitur Ruangbelajar yang dimilikinya, siswa sepertiku jadi memiliki opsi baru dalam belajar. Berkegiatan belajar secara fisik dan konvensional itu perlu, tetapi belajar dengan gaya baru seperti ini juga perlu. Karena jikalau iklim belajarnya enak, pasti apa yang dipelajari akan mudah dipahami. Apalagi untuk mata pelajaran matematika. Aku tidak bisa hanya sekali guru mengajar langsung memahaminya. Dengan adanya latihan soal-soal, bank soal, misi per misi dan video belajar yang dimiliki ruangbelajar, aku jadi lebih bisa mengulang berbagai pelajaran yang aku tidak bisa memahaminya hanya sekali saja. (paling tidak itu menurut pendapat pribadiku, sih).

Lalu apa yang membedakan Ruangbelajar dengan kompetitor lainnya?   

Sejauh yang aku rasakan saat berlangganan Ruangbelajar, aku mendapatkan banyak sekali fasilitas menarik, diantaranya :

1) Mendapat rangkuman hasil belajar berbentuk infografis yang menarik dan kurasa mengembangkan daya pikir aku terhadap suatu pelajaran.

2) Terdapat kuis soal per sub topik mata pelajaran yang sudah sangat rapi dan terstruktur.

3) Video belajar per sub topik mata pelajaran yang buat aku jadi tambah ngerti dan paham materinya.

4) Video latihan soal yang berbentuk animasi dan membuat aku ga ngantuk saat belajar.

5) Aku juga mendapatkan semacam 3 evaluasi hasil belajar per topik mata pelajaran langsung setelah aku ikut berlangganan dan latihan soal berupa :

– Jumlah jawaban benar

– Waktu pengerjaan

– Point yang didapatkan per topik mata pelajaran

6) Terakhir, aku juga mendapatkan pembahasan soal  langsung setelah selesai mengerjakan per satu soal. Dan itu membantu banget sih menurut aku.

Mungkin ada banyak lagi kelebihan yang dimiliki Ruangbelajar. Kalau kalian ingin diskusi tentang fitur ini bisa juga komentar di blog aku ini ya sobat. Tetapi, tidak tahu kenapa setelah aku mencoba aplikasi ruangguru aku menjadi lebih giat belajar. Aku juga sudah mencoba banyak aplikasi lainnya, namun ruangguru dan fitur ruangbelajarnya terbaik dalam banyak aspek.

Semoga bermanfaat.

Ruangguru: Menciptakan Tempat Belajar Anak yang Lebih Edukatif dan Modern

Banku Bocor di pertengahan jalan ke kampus…..

Waktu itu sekitar pukul 8 pagi, aku mengendarai sepeda motorku dengan kecepatan yang stabil. Bagaimana tidak, setiap hari di wilayah Jakarta Selatan perbatasan dengan Depok, selalu saja macet. Aku memakluminya dan selalu berprasangka baik pada keadaan. Lagipula, apakah kita harus selalu berprasangka negatif dengan keadaan kita?

Sempat suatu ketika di salah satu pagi. Ban motor belakangku bocor, pada saat itu keadaan sangat macet dan motor saja sulit bergerak. Aku dimaki-maki dan di-klakson keras sekali. Karena mengganggu perjalanan mereka tentunya. Suaranya sangat memekakkan telinga. Tak jauh dari situ akhirnya ada bengkel motor yang pagi-pagi sudah buka. Rajin sekali bapak pemiliknya. Dan memang sangat membantu sekali di saat aku sedang buru-buru juga berangkat kuliah.

Tak selang beberapa lama, ada seorang ayah yang menaiki scuter matic terbaru. Dengan anaknya yang sedang sibuk bermain smartphone sambil duduk di atas motor yang di dorong ayahnya. Kurasa ia ingin mengantar anaknya sekolah lalu kemudian lanjut ke kantor. Sepengelihatanku, anaknya masih sekitar kelas 2 SD sih sepertinya. Terlihat dari badge yang dikenakannya.

“ Dek, turun yuk sudah ada tambal ban nih.” Aku mendengar suara sang Ayah yang memberithahu anaknya.

“Sebentar lagi yah, 5 menit lagi selesai kookkk. Itu juga masih mengantri kan?” sahut anaknya sambil terus melihat ke layar tanpa memandang wajah ayahnya.

Sang ayah pun duduk di kursi yang telah disediakan oleh tukang tambal ban. Persis di sebelah aku.

“Maaf pak mengganggu. Anak bapak mengapa tidak mau turun? Sepertinya sibuk banget ya dengan gadget-nya? Tanya aku sambil ingin tahu alasannya.

“Yah anak-anak zaman sekarang hidupnya terlalu dipermudah memang dek. Apalagi anak bungsu saya ini. Apa-apa harus diturutin, kalo ga, bisa ngambek dan menimbulkan masalah lainnya. Teknologi dalam hal ini gadget jadi pelampiasan dia selain kesibukkan sekolahnya yang juga padat. Soalnya kalau di sekolah sudah ada larangan membawa gadget. Jadi, ya di saat-saat sebelum dan sesudah sekolah dia memanfaatkan banget waktunya sampai bahkan lupa waktu. Ya saya sebagai orang tua juga harus bijak kan… “

“Tetapi, kalo boleh tahu dengan kebiasaannya itu pak, nilai pelajaran di sekolahnya tidak terganggu kan pak?” Aku menyambung pertanyaan lagi.

“Tidak terlalu terganggu sih dek. Cuma ya nilainya stagnan aja sama sekali tidak ada peningkatan, yang ada malah penurunan sedikit demi sedikit.” Masih dengan tatapan yang sayu.

“Memangnya anak bapak kelas beraya ya kalau boleh tahu?”

“Masih kelas 2 SD dek.”

“Waduh gawat juga ya.. Kalo saya boleh saran sih, sedikit demi sedikit dikurangi pak penggunaan gadget untuk anak. Karena memang tidak selalu baik untuk tumbuh kembang anak juga mental serta psikologinya. Tetapi, kalau memang dirasa sulit. Saya punya solusi lainnya pak. Supaya ada keseimbangan tuh antara bermain dan belajar dari si anak. Tinggal bagaimana bapak membangun komitmennya aja dengan anak bapak. Anak zaman sekarang udah paham kok yang namanya komitmen dan janji. Apalagi dengan orang tua. Tidak boleh dimanja meskipun itu kelas 2 SD. Soalnya adik saya juga seumuran anak bapak, jadi kurang lebih saya paham lah.”

Unduh Aplikasi ruangguru di appstore dan playstore smartphone Anda

“Beneran dek ada solusinya? Boleh banget. Kamu punya saran apa memangnya dek?” (Mulai tertarik dan tidak murung lagi)

Saya langsung menunjukkan aplikasi edukasi digital atau bimbel online Ruangguru kepada bapak itu. Kebetulan saya masih menyimpan aplikasinya. Dan memang sedang digunakan oleh adik saya yang kebetulan sedang berlangganan juga.

“Ini pak. Jadi ada aplikasi yang membantu siswa dalam memahami pelajaran melalui media virtual atau online. Bapak tidak perlu repot-repot memanggil guru les atau membeli banyak buku pelajaran. Jika berlangganan, semua fasilitas yang dibutuhkan akan terpenuhi dalam fitur Ruangbelajar di dalam aplikasi ruangguru. Jadi anak bapak juga bisa membagi waktunya antara belajar dan bermain. Ada sistem rapot juga yang tentunya akan diawasi oleh orang tua setiap bulannya. Pokonya ga sulit deh pak, semua terangkum dalam satu gadget yang biasa dimainkan anak bapak.”

Fitur Ruangbelajar jadi yang paling direkomendasikan untuk kelas 2 SD

“Wah mas. Ada toh aplikasi seperti ini? Maklum saya orang tua, jadi agak gaptek masalah teknologi atau aplikasi seperti ini. Lalu kelebihan lainnya apa mas?” (semakin bertanya-tanya dan ingin tahu lebih dalam)

Ada bank soal, Rapor dan berbagai diskon dan penawaran menarik!!!

“Selain fitur ruangbelajar, ada beberapa fitur lain yaitu digitalbootcamp, ruangles, ruanglesonline, ruangguru OTG bahkan paket TopUp pun tersedia. Semua disediakan dan disusun oleh orang-orang profesional di bidang pendidikan dan guru-guru yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Jadi, tidak perlu khawatir dengan kualitasnya deh pak.”

Ada versi GRATIS-nya yang bisa dicoba juga lohhhh!!!
Nah ada paket favorit dan pilihan lainnya juga looooohhhhhh !!!!!! ^_^

“Kalau begitu, nanti saya coba bujuk anak saya deh mas. Saya akan usahakan dia berkompromi masalah ini. Karena untuk kebaikan dia ke depannya juga. Dan dia tetap bisa bermain dengan gadget kesayangannya tanpa terlalu dibatasi berlebihan.”

“Kalo masnya kerja atau kuliah?

“Wah saya mah kuliah di daerah Depok pak. Belum bekerja. hehehe …”

“Owalah semoga lancar kuliahnya dan menjadi orang SUKSES yaaaaa. Aamiin. ”

“Aamiin. Aamiin pak. Makasih banget doanya…”

“Lho? Saya atuh yang makasih. Sudah dicerahkan dengan adanya aplikasi Ruangguru ini. “

Kemudian, sesaat setelah berbincang, anaknya pun turun dari motor dan kebetulan juga motor saya sudah siap digunakan. Saya pamit dengan bapak itu dan menepuk kepala anaknya sambil mengucapkan:

 “Jadilah anak yang SUKSES dan berbakti kepada orang tua”.

Saya melanjutkan perjalanan saya yang tak terasa waktu makin mepet. Tetapi, tak apalah, kuliah tidak serta merta menjadikan apa-apa. Berbuat hal yang bermanfaat kepada sekitar juga tetap harus dijunjung tinggi. Dan alhasil sampai di ruang kelas. Dosen juga telah lebih lama dariku. Alhamdulillah. Ada hikmah dari setiap perjalan yang saya tempuh. Bersyukuuuurrrr dan bersyukurrr. Selalu berpikiran positif sama Allah.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Ruangguru Membuat Orang Tua Tidak Khawatir Lagi

Namaku Rofiq. Kali ini aku ingin bercerita tentang kegiatan yang sering keluarga kami lakukan. Yaitu arisan keluarga yang memang rutin dilakukan setiap bulan. Tempat pelaksanaannya juga berpindah-pindah tergantung siapa yang dapat di bulan sebelumnya. Setiap hari sabtu di suatu bulan, aku dan keluarga selalu siap sedia untuk menjamu tamu. Karena rumahku yang sering menjadi tempat cadangan kala rumah lain berhalangan. Karena sifat orang tuaku yang tidak bisa menolak, jadi mau tidak mau hal seperti itu terjadi. Namun, lucunya keluarga kami tidak pernah merasa keberatan. Karena rumah kami memang berada di wilayah pertengahan antara keluarga-keluarga lainnya.

Pernah di satu bulan, rumah kami kedapatan giliran arisan. Kami tentu sudah siap dengan segala perlengkapan yang mesti disediakan. Setiap keluarga dari keturunan kakek yang berada di wilayah Jakarta datang. Begitupun saudara dari nenek, yang tak kalah banyak berdatangan ke rumahku. Semua datang dengan wajah riang gembira. Maklumlah, arisan ini sekaligus sarana mereka berekreasi melepas penat bagi setiap aktivitas yang mereka kerjakan. Ada yang sudah bekerja, masih kuliah, sekolah bahkan ada yang baru lahir. Semua berbaur dengan begitu indah dan perbincangan pun selalu terjadi. Mulai dari topik pilpres sampai ke menu makanan tiap hari. Tetapi, ada pemandangan berbeda kali ini. Tante Sarah terlihat tidak bersemangat dan murung. Ada apa ya kira-kira? Sepertinya aku harus menghampirinya dan menanyakan.

“Tante, kok ga ikut nimbrung sama yang lain?” Tanyaku sambil menatap wajahnya.

“Oh, gapapa kok, Fiq. Lagi ada pikiran yang mengganjal aja dan belum terselesaikan. Udah kamu gabung aja. Tante lagi mikir nih.” Kata tante sambil memegang hapenya dan sedang men-chat seseorang.

“Yah jangan gitu Tante. Kan ga bagus, yang lainnya pada senang, Tante begini sendiri. Oh iya, Sarah kok ga diajak Tan?” Tanyaku sambil makin ingin tahu.

“Iya nih Fiq, Si Sarah lagi ada tugas belajar sama temannya. Ini tante lagi nanyain, dia bisa kesini atau ga. Soalnya kan dia mau Tes UN + SBMPTN tahun depan. Dia gamau kalah sama temen-temennya. Jadi ada kelas belajar bareng gitu deh.”

“Wah sayang banget ya, karena itu jadi gabisa gabung bareng kita-kita.”

“Padahal udah aku bujuk-bujuk supaya kesini tuh Fiq. Sebetulnya dia sih mau, cuma dia kan orangnya gituuu… Terlalu paranoid kalo mau menghadapi sesuatu. Jadi apa-apa maunya terencana dengan baik.”

“Oh, jadi itu masalahnya Tan? Hehehe… Aku boleh kasih saran ga?”

“Oh kamu punya saran? Boleh banget atuhhh. Apa sarannya?”

“Gini tan. Udah pernah denger aplikasi Ruangguru belum? Yang bintangnya Iqbal (Dilan) ituuuu. Hehe”

“Tauu Iqbalnya aja sihh. Ruanggurunya masih belum familiar.”

“Nah, berarti Tante harus tahu sekarang. Ruangguru punya banyak fitur yang berangkat dari masalah-masalah kaya Tante dan Sarah ini. Dengan menggunakan teknologi yang mutakhir, Ruangguru dengan Ruangbelajar-nya punya cara untuk membantu setiap masalah dan keluhan siswa-siswa di Indonesia. Kemunculan smartphone, tidak selamanya menjadi negatif. Tergantung kita memandangnya, dalam hal ini. Ruangguru memanfaatkannya dengan hal yang positif. Karena dengan gawai tersebut, siswa dapat belajar secara mandiri dan bisa juga dibantu dengan banyak tutor berpengalaman. Media yang digunakan berupa bimbel online, video belajar, video belajar animasi, tips sukses ujian nasional, tips-tips sukses SBMPTN dan lain-lainnya.”

Tante dengan tatapan tertarik terus menyuruhku menjelaskan bagaimana aplikasi dari ruangguru khususnya ruangbelajar bekerja.

“Terus, masalah biaya bagaimana? Jujur kalo terlalu mahal Tante ga sanggup sih.”

“Tenang tante, pada produk ruangbelajar di ruangguru harganya lebih murah dibanding bimbel biasa. Variasi pelajaran yang diberikan juga amat beragam. Tidak hanya guru mengajar, melainkan juga animasi dan berbentuk misi-misi. Yang pastinya tidak membuat siswa menjadi bosen Tan. Dan yang pentingnya lagi ada materi GRATISSSSS serta ditambah dengan diskon 40% jika menggunakan kode referralTEMANBELAJAR’. Pokoknya ga bakalan nyesel deh Tan unduh aplikasi dan ambil produk yang ruangbelajar, kalau mau yang lain juga lebih bagus Tan. Nanti Sarah jadi ga khawatir menghadapi UN+SBMPTN.”

“Terus cara daftarnya gimana? Pasti ribet ya?”

“Sama sekali enggak Tan. Aku bilang gini karena aku juga udah unduh duluan. Jadi gausah khawatir. Tahap yang harus dilakukan itu:

1) Setelah Unduh aplikasi ruangguru. Tante tinggal ikuti instruksi aja, ga sampe 5 menit kok Tan daftarnya.    

2) Tante pilih tools “Pembelian” dan cari produk “ruangbelajar”.

3) Pilih paket mana yang sesuai dengan Sarah. Bisa juga dikombinasikan dengan paket yang lain.

4) Masukkan kode referral “TEMANBELAJAR” nanti disitu ada diskon sebesar 40%.

5) Pilih metode pembayaran yang mudah. (banyak banget kok Tan pilihannya)

6) Lakukan pembayaran deh,

Gampang kan, Tan?? Hehehe…”

Kulihat Tante sambil mengetik di smartphone-nya tentang poin-poin yang aku sampaikan tadi. Duh, si Tante ada-ada aja. Tinggal dipraktikkan juga. Ada-ada aja deh.

“Gimana Tan? Mau join jadi Squad Ruangguru gak? Hihihihi”

“Mantep juga saran kamu Fiq. Nanti Tante sampaikan ke Sarah. Pasti dia makin tenang dan ga khawatir lagi dengan adanya Ruangbelajar dari Ruangguru. Makasih banyak yaaa….”

“Tenang aja Tan, sekarang Tante jangan bingung lagi. Yuklah gabung dengan yang lainnya Tan. Silaturahmi kan ga setiap harii hehehe..”

Semoga bermanfaat.