Ruangguru: Menciptakan Tempat Belajar Anak yang Lebih Edukatif dan Modern

Banku Bocor di pertengahan jalan ke kampus…..

Waktu itu sekitar pukul 8 pagi, aku mengendarai sepeda motorku dengan kecepatan yang stabil. Bagaimana tidak, setiap hari di wilayah Jakarta Selatan perbatasan dengan Depok, selalu saja macet. Aku memakluminya dan selalu berprasangka baik pada keadaan. Lagipula, apakah kita harus selalu berprasangka negatif dengan keadaan kita?

Sempat suatu ketika di salah satu pagi. Ban motor belakangku bocor, pada saat itu keadaan sangat macet dan motor saja sulit bergerak. Aku dimaki-maki dan di-klakson keras sekali. Karena mengganggu perjalanan mereka tentunya. Suaranya sangat memekakkan telinga. Tak jauh dari situ akhirnya ada bengkel motor yang pagi-pagi sudah buka. Rajin sekali bapak pemiliknya. Dan memang sangat membantu sekali di saat aku sedang buru-buru juga berangkat kuliah.

Tak selang beberapa lama, ada seorang ayah yang menaiki scuter matic terbaru. Dengan anaknya yang sedang sibuk bermain smartphone sambil duduk di atas motor yang di dorong ayahnya. Kurasa ia ingin mengantar anaknya sekolah lalu kemudian lanjut ke kantor. Sepengelihatanku, anaknya masih sekitar kelas 2 SD sih sepertinya. Terlihat dari badge yang dikenakannya.

“ Dek, turun yuk sudah ada tambal ban nih.” Aku mendengar suara sang Ayah yang memberithahu anaknya.

“Sebentar lagi yah, 5 menit lagi selesai kookkk. Itu juga masih mengantri kan?” sahut anaknya sambil terus melihat ke layar tanpa memandang wajah ayahnya.

Sang ayah pun duduk di kursi yang telah disediakan oleh tukang tambal ban. Persis di sebelah aku.

“Maaf pak mengganggu. Anak bapak mengapa tidak mau turun? Sepertinya sibuk banget ya dengan gadget-nya? Tanya aku sambil ingin tahu alasannya.

“Yah anak-anak zaman sekarang hidupnya terlalu dipermudah memang dek. Apalagi anak bungsu saya ini. Apa-apa harus diturutin, kalo ga, bisa ngambek dan menimbulkan masalah lainnya. Teknologi dalam hal ini gadget jadi pelampiasan dia selain kesibukkan sekolahnya yang juga padat. Soalnya kalau di sekolah sudah ada larangan membawa gadget. Jadi, ya di saat-saat sebelum dan sesudah sekolah dia memanfaatkan banget waktunya sampai bahkan lupa waktu. Ya saya sebagai orang tua juga harus bijak kan… “

“Tetapi, kalo boleh tahu dengan kebiasaannya itu pak, nilai pelajaran di sekolahnya tidak terganggu kan pak?” Aku menyambung pertanyaan lagi.

“Tidak terlalu terganggu sih dek. Cuma ya nilainya stagnan aja sama sekali tidak ada peningkatan, yang ada malah penurunan sedikit demi sedikit.” Masih dengan tatapan yang sayu.

“Memangnya anak bapak kelas beraya ya kalau boleh tahu?”

“Masih kelas 2 SD dek.”

“Waduh gawat juga ya.. Kalo saya boleh saran sih, sedikit demi sedikit dikurangi pak penggunaan gadget untuk anak. Karena memang tidak selalu baik untuk tumbuh kembang anak juga mental serta psikologinya. Tetapi, kalau memang dirasa sulit. Saya punya solusi lainnya pak. Supaya ada keseimbangan tuh antara bermain dan belajar dari si anak. Tinggal bagaimana bapak membangun komitmennya aja dengan anak bapak. Anak zaman sekarang udah paham kok yang namanya komitmen dan janji. Apalagi dengan orang tua. Tidak boleh dimanja meskipun itu kelas 2 SD. Soalnya adik saya juga seumuran anak bapak, jadi kurang lebih saya paham lah.”

Unduh Aplikasi ruangguru di appstore dan playstore smartphone Anda

“Beneran dek ada solusinya? Boleh banget. Kamu punya saran apa memangnya dek?” (Mulai tertarik dan tidak murung lagi)

Saya langsung menunjukkan aplikasi edukasi digital atau bimbel online Ruangguru kepada bapak itu. Kebetulan saya masih menyimpan aplikasinya. Dan memang sedang digunakan oleh adik saya yang kebetulan sedang berlangganan juga.

“Ini pak. Jadi ada aplikasi yang membantu siswa dalam memahami pelajaran melalui media virtual atau online. Bapak tidak perlu repot-repot memanggil guru les atau membeli banyak buku pelajaran. Jika berlangganan, semua fasilitas yang dibutuhkan akan terpenuhi dalam fitur Ruangbelajar di dalam aplikasi ruangguru. Jadi anak bapak juga bisa membagi waktunya antara belajar dan bermain. Ada sistem rapot juga yang tentunya akan diawasi oleh orang tua setiap bulannya. Pokonya ga sulit deh pak, semua terangkum dalam satu gadget yang biasa dimainkan anak bapak.”

Fitur Ruangbelajar jadi yang paling direkomendasikan untuk kelas 2 SD

“Wah mas. Ada toh aplikasi seperti ini? Maklum saya orang tua, jadi agak gaptek masalah teknologi atau aplikasi seperti ini. Lalu kelebihan lainnya apa mas?” (semakin bertanya-tanya dan ingin tahu lebih dalam)

Ada bank soal, Rapor dan berbagai diskon dan penawaran menarik!!!

“Selain fitur ruangbelajar, ada beberapa fitur lain yaitu digitalbootcamp, ruangles, ruanglesonline, ruangguru OTG bahkan paket TopUp pun tersedia. Semua disediakan dan disusun oleh orang-orang profesional di bidang pendidikan dan guru-guru yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Jadi, tidak perlu khawatir dengan kualitasnya deh pak.”

Ada versi GRATIS-nya yang bisa dicoba juga lohhhh!!!
Nah ada paket favorit dan pilihan lainnya juga looooohhhhhh !!!!!! ^_^

“Kalau begitu, nanti saya coba bujuk anak saya deh mas. Saya akan usahakan dia berkompromi masalah ini. Karena untuk kebaikan dia ke depannya juga. Dan dia tetap bisa bermain dengan gadget kesayangannya tanpa terlalu dibatasi berlebihan.”

“Kalo masnya kerja atau kuliah?

“Wah saya mah kuliah di daerah Depok pak. Belum bekerja. hehehe …”

“Owalah semoga lancar kuliahnya dan menjadi orang SUKSES yaaaaa. Aamiin. ”

“Aamiin. Aamiin pak. Makasih banget doanya…”

“Lho? Saya atuh yang makasih. Sudah dicerahkan dengan adanya aplikasi Ruangguru ini. “

Kemudian, sesaat setelah berbincang, anaknya pun turun dari motor dan kebetulan juga motor saya sudah siap digunakan. Saya pamit dengan bapak itu dan menepuk kepala anaknya sambil mengucapkan:

 “Jadilah anak yang SUKSES dan berbakti kepada orang tua”.

Saya melanjutkan perjalanan saya yang tak terasa waktu makin mepet. Tetapi, tak apalah, kuliah tidak serta merta menjadikan apa-apa. Berbuat hal yang bermanfaat kepada sekitar juga tetap harus dijunjung tinggi. Dan alhasil sampai di ruang kelas. Dosen juga telah lebih lama dariku. Alhamdulillah. Ada hikmah dari setiap perjalan yang saya tempuh. Bersyukuuuurrrr dan bersyukurrr. Selalu berpikiran positif sama Allah.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s