Tentang Dialog seorang Ratu

Kau memanduku dalam mencari jati diri. Kau angkat dan perlakukan aku seperti ratu di singgasanamu. 

Ketika dirimu terbang mengudara, Kau mendekapku dan mengajakku untuk terbang jua. Kala itu berdua menjadi keharusan, bukan tentang setinggi apa kita terbang bersama. Namun, seberapa erat dekapanmu memanduku mencapai cita dan cinta bersama.

Di satu sisi kau begitu egois mengajakku terbang tanpa meminta persetujuanku terlebih dahulu.

Di satu sisi lagi kau begitu peduli denganku, mengantarkan aku menggapai cita-citaku.

Jakarta, 17 November 2018