Resep Untukmu
Sebagai bahan yang bermanfaat bagi luka.
Penambal ceceran antara darah dan daging.
Sampai engkau pulih.
Aku cermati beberapa instrumen pengobatan untukmu.
Sambil kuracik ramuan yang membuatmu tidak merasa sakit.
Dan hari-harimu selanjutnya membentang.
Sampai kau lupa menoleh.
Aku luangkan waktu untuk menjawab sekelumit pertanyaan yang kau sukai dan kau
hargai.
Yang aku pun hanya bisa menggerakkan leher dengan anggukan dan kepastian.
Karena kesembuhanmu adalah tujuan utamaku.
Sebab, sakit yang amat menyiksa itu masih terus menerus mampir padamu.
Aku siapkan diri siapa tahu obatku tidaklah manjur.
Setidaknya aku telah berulang kali masuk balai pelatihan pengobatan.
Di kota maupun di desa tempat tinggalku.
Meski, aku yakin bahwa hal itu bisa dinamakan angkuh.
R.H.S