Hanya dirimu
Tempat paling nyaman untukku mengingat
Padang dari dua atau tiga tahun lalu yang kelabu
Waktu di saat aku mulai mengganti rajutan berpikirku
Hanya dirimu
Tempat ku menangis dan menjelaskan banyak benang yang semakin ruwet, bahkan putus
Walau telah ku simpan berpintal-pintal
Habis dalam waktu sekejap
Hari-hari ini aku membutuhkanmu
Sebagai penanggungjawab rajutan itu
Memastikan tak ada benang yang habis
Tak ada cinta yang tiada dalam setiap rajutannya
Hari-hari ke depan aku terus mencarimu
Menanyakan tentang pakaian mana yang pas untukku
Berdasar apa yang menjadi pintamu saat merajut pakaian itu
Utamanya tentang diriku ini
Bersamamu.
Jakarta, 25 Desember 2018