Berkatmu aku mulai bertanya
Tentang jalan mana lagi yang berkelok
Dari sudut pandang yang bagaimana lagi
Aku bisa menyadarkanmu
Seumpama pohon disana mulai rapuh
Tak diberi nutrisi seperti pohon-pohon lainnya
Lalu bagaimana dia bisa tumbuh seperti pohon lainya?
Daun dari tubuhnya tak berhenti berguguran
Dan bagaimana caranya agar daun-daun itu bisa bersemi kembali?
Pohon-pohon disana sejajar dan membentuk barisan
Merapikan shaf mereka satu persatu
Lalu mengapa engkau ditinggalkan sendiri?
Tak berdampingan dengan pohon lainnya
Aku tak pernah menganggapmu sebuah aib
Begitu pun aku yang berharap kau tak pernah menjauhiku
Bogor, 23 Januari 2019
(Dengan hujan yang tak kunjung reda)