Apa Iya Orang Bisa Berubah Secepat Itu?

Waktu yang singkat saat melihatmu hari ini. Tak biasanya aku menepuk hatiku. Sambil ku pegang ingatan tentang kata-katamu yang telah mendebu.

Sejenak aku tak mengalihkan pandanganku terhadapmu. Aku dalam beberapa menit tak beranjak dari tempat ku duduk. Sambil memegang air mineral. Aku berupaya menahan rasa gemetarku yang menjadi-jadi.

Selang beberapa waktu, aku mulai terbiasa dengan gemetar. Sambil dengan lugunya aku memanggilmu. Sekali kau tak meresponsku, dua kali. Kurasa aku harus menyambangimu.

Aku sapa dan kau telah berubah wajah. Apa iya ini ilusi optik. Atau mungkin wajahmu secepat itu tak bisa kukenali lagi. Ah, mungkin aku salah orang.
Aku masih tak percaya. Apa iya orang bisa berubah secepat itu?

Jakarta, 17 Desember 2018

Tinggalkan komentar