800×600
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}
Sajak IX
Aku cemburu kepadanya,
Sebab dia mampu meredakan amarahmu.
Aku cemburu: hujan
Saat hujan menyentuh tubuhmu.
Hingga basah dan terkulai.
Waktu itu.
Tetapi, aku tetap rindu: hujan.
Ketika itu kemarahan hujan sedang
menjadi-jadi.
menjadi-jadi.
Lalu, aku dan dirimu bersama.
Dekat trotoar.
Memadu kasih, dalam lindungan atap rumah
yang sedikit.
yang sedikit.
: tetap basah
Kami berlinangan air: kuyup
Namun, kami terus saja memandang.
Seakan raga kami menyatu.
Cinta.
Karena hujan.
R.H.S