Puisi XII

Puisi XII

Seperti aku yang merekah malam ini,
bersama sapaan hujan dan gemerciknya senyumanmu.

Aku yang tergetar bersama gelombang
ketika kau jatuh dan menetapkan aku
sebagai labuan

Tetes demi tetes
begitu teliti dalam hitungan desimal
Liter demi liter terisi sampai penuh

Seumpama malam ini berakhir,
Kuajak kau berdoa kepada Tuhan
Ciptakan malam sekali lagi.

R.H.S