SAJAK III

SAJAK
III
Melepas
mata yang semalam terpancar
Pada
sejuta celah-celah cahaya
Aku
masih tak bias melepas mataku
Tertuju
padamu
Saat
jemariku mulai menganyam jejaring  cinta yang bersama  kita rajut.
Itu
adalah kebersamaan.
Ya, 
kusebut ini cinta bersama.
Ada
kalanya hal yang seperti itu,
diremehkan,
dibawahkan
dan dijatuhkan.
Aku
tak pernah anggap itu sepele
Memang
berbagai cara layak itu tidak begitu mewah.
Karena
kemewahan hanyalah perhiasan yang tak abadi.
Kekinianku
mulai merangsek di sebagian tubuhmu.
Entah
di bagian mana dan lewat mana.
Entah
pada kesadaran yang bagaimana dan tingkat berapa.
Aku
tahu bahwa lukisan dunia
Masih
belum seindah perjalanan kaki-kaki kita.
Senang
menopang dan membata salah satunya.
Indah.
:
Agar nantinya selalu indah

R.H.S

Tinggalkan komentar