Sekadar Salam

Sekadar Salam

Salam sapa kepada bapak-bapak yang
mengerti tentang naiknya elpiji,

yang saling lempar bola
lempar tanggung jawab.

Salam sapa kepada ibu-ibu yang tak bisa berhenti
berkicau tentang naiknya elpiji,

yang menghabiskan koceknya
sehingga mereka geram

Salam sapa kepada pemuda yang bahkan baru tahu tentang
naiknya elpiji,

mereka tenggelam di dunia tawa
tempat singgah tayangan tak bernyawa

Salam sapa kepada para kreator politik yang pedas
kata-katanya,

tenang saja,
percuma saja kau emosi.
Toh, tak didengar juga.

Mungkin, hanya dicatat dan diselipkan ke kantung
celana.



R.H.S

Tinggalkan komentar