Papan Catur
Memilih singgahan berwarna hitam. Prajurit maskapai pertontonkan tabiatnya. Kuda-kuda menyusul di tempat yang siku-siku. Bersiap menggelapkan mata batin.
Dari sebuah peluncur pemberani. Putih. Menguak politik tentang wayang. Akhirnya menjadi kehitaman. Tidak menghilangkan setitik debu di tanah. Gugur dalam perang kemunafikan.
Menteri-menteri pecundang. Ambil alih serobot kanan, kiri, serong. Entah apa lagi.
Papan catur itu sistem. Telah teruji. Sebab dipakai menghancurkan lawan. Tanpa ampun.
Bekasi, 8 April 2013
R.H.S