Tarekat

Aku hanya ingin menarik simpul-simpul indah,
ketika kisah sudah diketahui akhirnya.
Sehingga yang bercerita tinggal kata,
yang tertawa tinggal luka.

Aku hanya ingin mengubah putaran saraf otak,
ketika pahamnya sudah menyeruak menjadi malam.
Sehingga yang kandas hanya siang,
yang selalu membuat terik merangsang badan.

Aku hanya ingin mencari mata yang tak sempat menyatu,
ketika tetesan airnya telah lama surut.
Sehingga yang tersisa hanya nama dan jejak,
yang masih kupegang erat dengan khidmat.

R.H.S

Tinggalkan komentar